haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
Kisah Omar Abdulrahman, Messi Asia yang selalu gagal berkarier di Eropa

Kisah Omar Abdulrahman, Messi Asia yang selalu gagal berkarier di Eropa

Read Time:1 Minute, 16 Second

Suara.com – Omar Abdulrahman adalah pemain sepak bola dari Uni Emirat Arab yang dikenal dengan julukan “Messi Asia” karena keterampilan dan gaya permainannya yang mirip dengan Lionel Messi.

Namun, meski memiliki reputasi besar di kawasan Asia, Omar Abdulrahman sulit berkarier di Eropa karena berbagai alasan.

Kisah Omar Abdulrahman merupakan gambaran dari banyaknya talenta hebat yang bermunculan di kawasan Asia, yang kerap membuat orang kagum dengan keahliannya di atas panggangan.

Meski begitu, ada beberapa tantangan dan rintangan yang menghalangi semua pemain Asia memasuki kancah sepak bola Eropa.

Baca Juga: Lionel Messi Ternyata Belum Teken Kontrak di Inter Miami, Lantas Bagaimana Nasibnya?

Wilayah Asia sering diremehkan dalam hal sepak bola. Namun, tak jarang Benua Kuning melahirkan talenta-talenta hebat di kancah sepak bola yang mampu memukau lebih dari satu orang.

Omar Abdulrahman, pemain timnas Uni Emirat Arab. [AFP]

Tak terhitung banyaknya pemain dari benua kuning yang bisa masuk ke pasar Eropa sebagai kiblat sepakbola saat ini.

Misalnya ada Cha Bum-kun yang memulai Liga Jerman atau Bundesliga, dan sekarang ada Son Heung-min yang memulai Premier League atau Liga Inggris.

Selain itu, masih ada pemain Asia lainnya yang memiliki skill mumpuni di atas grill namun gagal menembus pasar Eropa.

Salah satunya adalah Umar Abdulrahman. Pemain asal Uni Emirat Arab ini merupakan salah satu talenta Asia yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Baca juga: Mengenal 4 Jenis Suporter Sepak Bola: Apa Perbedaan Ultras dan Hooligan?

Bahkan karena kemampuannya tersebut, pemain yang kini berusia 31 tahun itu sudah dijuluki sebagai Messi Asia oleh banyak pihak.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Ngeri, Rafael Tan Ungkap Kelakuan Penggemar Fanatik yang Hancurkan Agama: Aku Jadi Dewa! Previous post Ngeri, Rafael Tan Ungkap Kelakuan Penggemar Fanatik yang Hancurkan Agama: Aku Jadi Dewa!
Usulan Bawaslu untuk menunda pilkada 2024 tidak relevan Next post Usulan Bawaslu untuk menunda pilkada 2024 tidak relevan